Oleh : Tim Sketsa

Rabu(14/08/2019)- Dalam perayaan Hari Pramuka ke-58, SMAN 1 Glagah, mengadakan kegiatan rutin tahunan, upacara memperingati Hari Pramuka, yang diikuti oleh sekurangnya 900 anak. Upacara dimulai pada pukul 06.50 dengan Pradana Alvan Okta K. dan Ketua Majelis Pembimbing Gugis Depan (Kamabigus), Bapak Drs. H. Mujiono, sebagai pembina upacara.

Urutan jalannya upacara Hari Pramuka dengan upacara rutin biasanya sebenarnya tidak jauh beda. Hanya saja dalam upacara Hari Pramuka, bendera merah putih sudah dikibarkan, serta pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 yang dilaksanakan berturutan dengan pembacaan Trisatya dan Dasadarma Pramuka. Beberapa dewan ambalan gugus depan (gudep) 301 dan 302 bertugas sebagai petugas upacara, seperti protokol, kompi, pembaca Undang-Undang Dasar, dan pembaca Trisatya serta Dasadarma.

Dalam amanatnya Pak Mujiono menyampaikan tentang sejarah kepanduan dunia yang ternyata sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Pada masa kolonialisme, organisasi kepanduan baru dibawa masuk dan dikembangkan di Indonesia. Selain sejarah kepanduan dunia, Pak Mujiono juga menyampaikan tentang sejarah kepanduan di Indonesia, mulai awal masuk di Indonesia pada tahun 1912 sampai terbentuknya Pramuka pada 14 Agustus 1961 dalam suatu kongres di Istana Negara.

“Sebagai anggota Pramuka, kalian harus memiliki jiwa dan marwa untuk senang berkarya baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ucap Pak Mujiono dalam amanatnya. Pak Mujiono juga mengutarakan alasan mengapa organisasi kepramukaan saat ini kurang diminati utamanya oleh peserta didik, kegiatan kepramukaan dianggap jadul dan kurangnya regenerasi pembina dan pembimbing kepramukaan.

Pak Mujiono mengakhiri amanatnya dengan mengucapkan Dirgahayu Pramuka Indonesia ke-58 dan harapan bahwa gerakan pramuka dapat menjawab tantangan zaman serta mampu mempersiapkan generasi muda yang mumpuni dan profesionalisme sebahai aset negara dalam mewujudkan negara kita sebagai negara maju.

Setelah amanat dari Kamabigus, kegiatan upacara Hari Pramuka dilanjutkan dengan menyanyikan Himne Pramuka, Bangun Pemudi Pemuda, serta Mars SMAN 1 Glagah oleh paduan suara Gita Widya Suara. Upacara berakhir pada pukul 07.30 dan para siswa-siswi SMAN 1 Glagah kembali ke kelas masing-masing untuk kembali menerima pelajaran.

Sekali lagi, Dirgahayu Pramuka Indonesia yang ke-58 tahun, semoga kepramukaan di Indonesia tetap jaya selalu. 

0

You may also like

Pulsa Ganesha 2019-2020
Semarak Paradigma 60
Kontribusi Siswa SMAN 1 Glagah dalam Upacara Perayaan Hari Kemerdekaan Ke-74 Republik Indonesia