Hidroponik adalah suatu teknik budidaya tanaman modern. Sistem ini tidak menggunakan tanah sebagai media tetapi menggunakan air yang  mengandung nutrisi. Sistem ini menerapkan pemenuhan nutrisi yang  lebih efisien. Maka dari itu kebutuhan nutrisi pada teknik hidroponik ini lebih tercukupi daripada teknik tradisional yang menggunakan tanah sebagai medianya.     Berkaitan dengan hidroponik, kali ini para siswa SMAN 1 Glagah yang menerapkan pemanfaatan teknik hidroponik ini dalam ajang lomba se-Jawa dan Bali yang diadakan oleh Politeknik Banyuwangi pada hari Minggu, tanggal 14 Oktober 2018. Para siswa yang mengikuti lomba ini telah dipilih oleh Bu Winda, selaku guru KWU kelas sepuluh yang mengajar tentang teknik hidroponik. Siswa-siswi yang mengikuti ini berjumlah tiga orang yang terdiri dari satu tim yaitu Hasdi Syahdan, Dwiki Iqbal, dan Pravita Alsyidea.     Untuk persiapan lomba ini, pihak sekolah mendanai tim tersebut sebesar Rp3.500.00,00. Dari biaya tersebut, tim hidroponik mendapatkan peralatan ditambah pembimbingan dari Pak Yon, selaku pembuat peralatan hidroponik ini. Tim ini menggunakan teknik hidroponik DFT (Deep Flow Technique),sesuai dengan pilihan tema yang telah ditentukan. Selain menggunakan teknik DFT,  tim ini juga menggunakan teknik rakit apung. Akan tetapi karena teknik ini tidak masuk kategori,  maka tim tidak menggunakan teknik ini dahulu. Selain peralatan di atas, panitia sudah menyiapkan bahan bahan lain seperti, paralon tiga perempat dim, paralon dua setengah dim, dan 20 pot. Pembuatan instalasi ini 60% sudah dirakit di sekolah dan sisanya dirakit di tempat lomba, dikarenakan waktu perakitan instalasi ini sekitar 2 jam. Sedangkan waktu perakitan saat lomba adalah 5 jam.     Setelah bekerja keras, akhirnya tim hidroponik Smansa mendapatkan juara tiga dengan satu tropi dan uang sebesar Rp 1.500.000. Ada kendala yang di hadapi saat perakitan instalasi hidroponik dilokasi perlombaan, yaitu mata bor yang rusak, tim akhirnya berimprovisasi menambal lubang dengan lakban agar lebih kecil sehingga air tidak bocor. Yang kedua, saat pengerjaan sudah selesai, tiba tiba salah satu pipa instalasi bocor hingga mengakibatkan air didalamnya tumpah.Tetapi tim tetap bersyukur walaupun hanya mendapat juara ketiga. (laporan NaufalNismara J., AtthaGhaly R.A., Fausta Ezra F., Athaya W.R.)
0

You may also like

PERINGATAN KE-73 TAHUN HARI GURU DAN PERPISAHAN PURNATUGAS
IKRAR ANTIROKOK DAN DEKLARASI ANTINARKOBA PADA UPACARA 10 NOVEMBER 2018 DIHADIRI OLEH KASAT NARKOBA POLRES BANYUWANGI
SMAN I GLAGAH BANYUWANGI BORONG JUARA DALAM BERBAGAI LOMBA PADA ACARA BULAN BAHASA INDONESIA TAHUN 2018

desy